Asbuton Pindah ke Karawang, Masyarakat Buton Resah Identitas Daerah Terancam SirnA
Rencana produksi Aspal Buton di Karawang, Jawa Barat memicu polemik di tengah masyarakat Buton, Sulawesi Tenggara. Warga resah karena khawatir pemindahan pusat pengolahan akan mematikan ekonomi lokal dan menghilangkan identitas daerah.
Aspal Buton atau Asbuton selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Buton. Cadangan aspal alam terbesar di asia tenggara itu berada di Pulau Buton dan sudah puluhan tahun jadi tumpuan mata pencaharian warga, mulai dari penambang hingga pelaku UMKM.
Keresahan muncul setelah beredar kabar bahwa pengolahan dan produksi turunan Asbuton akan dipusatkan di Karawang. Dengan Alasan yang Tak jelas.
masyarakat Buton,, menilai kebijakan ini merugikan daerah penghasil. "Kalau bahan bakunya dari Buton tapi diolah di luar, nilai tambahnya lari ke daerah lain. Lalu Buton dapat apa? Hanya dapat lubang bekas galian", ujarnya saat ditemui, Rabu 6/5.[Sandi juru parkir di pasar Wameo]
Ia menambahkan bahwa jika produksi tetap dipertahankan di Buton. dampak jangka panjangnya akan sangat terasa bagi generasi mendatang. "Ketika diproduksi di sini, anak cucu kami bisa merasakan hasilnya secara langsung," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan final terkait lokasi produksi. Masyarakat Buton berharap pemerintah pusat mendengar aspirasi daerah dan tidak mengorbankan ekonomi lokal demi efisiensi. Penulis_Sandy_W



Komentar
Posting Komentar